Home » 2022 » August

Monthly Archives: August 2022



NESTAN EDUCATION

 

 

AGENDA KEGIATAN SEKOLAH

Penerimaan Peserta Didik Baru
Masa Orientasi Peserta Didik
Penilaian Tengah Semester 1
Sidang Laporan Prakerin Kelas 12
Penilaian Akhir Semester 1
Prakerin kelas 11
Penilaian Tengah Semester 2
Uji Kompetensi Keahlian
Penilaian Akhir Semester 2
USBN
UNBK

MARS SMKN 1 TANGSEL

HYMNE SMKN 1 TANGSEL

PPDB 2023/2024

KALENDER

August 2022
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

ARSIP

LOKASI SEKOLAH

PULIH LEBIH CEPAT BANGKIT LEBIH KUAT MENJADI TEMA UPACARA PERINGATAN HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE 77 DI SMK NEGERI 1 KOTA TANGERANG SELATAN

Rabu 17 Agustus 2022, SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77. Upacara diikuti kurang lebih 300 peserta perwakilan siswa dari kelas 10, 11 dan 12, guru dan tenaga kependidikan berlangsung secara khidmat.

Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan di SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan kali ini berbeda dari tahun sebelumnya, perwakilan guru dan tenaga kependidikan menjadi petugas upacara. Bertindak selaku inspektur Upacara Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Tangerang Selatan Abdul Marta Nurdin S, S.T., M.Pd.,  Pemimpin Upacara Arif Prio Wibowo, S.Pd., M.Pd., Protokol Upacara Hatrinie, S.Pd., M.Pd., Pembawa teks Pancasila Marwan, S.Pd., Pembaca Teks Undang-undang Dasar tahun 1945 Nur Meilawati, S.Pd., M.Pd., Pembaca Teks proklamasi Rijal Solihin, S.Pd., Dirigen Wulan Anggraeni, S.Pd. Gr., Pembaca Do’a Ahmad Rinaldi Aldian, S.Hum. Pemimpin Pasukan Ru’yat, S.Pd., Dedi Setiawan, S.Pd., Hendar Darmawan, S.Pd. dan Apri Setiadi Wijaya, S.Pd. Pengibar Bendera dari tim Paskibra SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan yang sudah menjurai beberapa kompetisi Paskibra sampai dengan tingkat Nasional. Tim Paduan suara merupakan siswa-siswi yang tergabung dalam ektrakurikuler Paduan Suara SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan.

Inspektur upacara mengkampanyekan tema Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77 yaitu Pulih Lebih cepat Bangkit Lebih Kuat. Inspektur Upacara mengajak seluruh peserta upacara untuk memaknai tema tersebut dengan mengisi kemerdekaan melalui hal-hal yang positif dan bertanggung jawab sesuai dengan peran masing-masing saat ini. Sebagai siswa jadilah siswa yang disiplin, sunggung-sungguh dalam menuntut ilmu, berperilaku sopan dan santun terhadap sesama agar siap menghadapi tantangan industri saat ini dan di masa yang akan datang. Sebagai guru dan tenaga kependidikan jadilah teladan yang baik sehingga peserta didik mendapatkan role model yang tepat dan membanggakan.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh peserta upacara dan seluruh warga SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan mampu meningkatkan rasa Nasionalisme dan menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang dengan mengisi kemerdekaan melalui kegiatan positif dan bermanfaat yang sejalan dengan Profil Pelajar Pancasila sehingga Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. Indonesia Merdeka, SMK BISA.

WORKSHOP PENGUATAN BUDAYA KERJA BERSAMA ASISTAN HR MANAGER HOTEL SANTIKA ICE BSD

Pengembangan dan penerapan penguatan budaya kerja di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan hal penting dalam upaya peningkatan kualitas lulusan SMK, hal ini selaras dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 34 Tahun 2018 tentang Standar Kompetensi Lulusan, terdapat 9 (sembilan) area kompetensi lulusan SMK/MAK, salah satu area kompetensi tersebut adalah Karakter Pribadi dan Sosial.

Penguatan budaya kerja bagi Siswa SMK merupakan hal yang penting untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing menghadapi tantangan dan kebutuhan di dunia usaha dan dunia industri. Sekolah perlu memberikan bekal mengenai Budaya kerja di dunia usaha dan dunia industri, karena adanya perbedaan budaya di lingkungan sekolah dan industri. Dalam pelaksanaannya, program penguatan budaya kerja perlu memuat materi yang dapat membentuk sikap dan budaya kerja seperti disiplin, konsisten, bertanggungjawab dan memiliki ketangguhan dalam melaksanakan tugas maupun menghadapi tantangan kerja. Melalui penguatan budaya kerja ini, diharapkan lulusan mampu beradaptasi dengan baik di dunia usaha maupun dunia industri.

Dalam rangka merealisasikan program penguatan budaya kerja siswa SMK, SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan sebagai SMK Pusat Keunggulan, melaksanakan kegiatan Workshop Penguatan Budaya Kerja, pada Hari Selasa, 9 Agustus 2022. Narasumber kegiatan ini yaitu Bapak Muhayar Riban selaku Asistan HR Manager Hotel Santika ICE BSD.

Kepala Sekolah SMKN 1 Kota Tangerang Selatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Penguatan budaya kerja merupakan aspek penting dalam menghasilkan lulusan yang mampu bersaing dan berhasil dalam pekerjaannya. Siswa SMK harus siap menghadapi persaingan yang sebenarnya di dunia usaha dan industri karena lingkungan industri berbeda dengan lingkungan sekolah. Oleh karena itu Siswa SMK harus memiliki kemampuan softskill yang tinggi diantaranya ketahanan mental, disiplin kerja, ketahanan fisik, dan juga perilaku atau sikap positif.

Bapak Muhayar Riban selaku narasumber mengawali kegiatan Workshop dengan ice breaking yang menarik. Dalam pemaparannya beliau memberikan motivasi dengan menampilkan role model tokoh sukses yaitu Chef Juna, salah satu chef terkenal di Indonesia yang mengawali karirnya dengan penuh perjuangan, chef Juna yang semasa sekolah menjadi Bad Boy dan tidak menyelesaikan kuliahnya, dengan usaha dan kerja kerasnya berhasil menjadi seorang chef yang sukses. Dalam kegiatan workshop penguatan budaya kerja, peserta diminta membuat konten terkait hal-hal apa saja yang penting di dunia kerja dan industri. Di akhir workshop narasumber menekankan tentang pentingnya kekuatan mental kerja, kepatuhan pada peraturan dan atasan, mengenal karakter rekan kerja, dan komunikasi yang efektif di lingkungan kerja agar dapat bertahan dan meningkatkan karir di dunia kerja.

Melalui kegiatan workshop budaya kerja diharapkan siswa-siswi SMKN 1 Tangerang Selatan memiliki karakter yang baik sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, serta selaras dengan profil pelajar Pancasila yang mencakup Beriman bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, Berkebinekaan Global, Gotong Royong, Mandiri, Bernalar Kritis dan Kreatif.

SMK NEGRI 1 KOTA TANGERANG SELATAN BERSAMA DP3AKB BIDANG PPPA MENANDATANGANI KOMITMEN BERSAMA SEKOLAH AMAN, NYAMAN DAN BEBAS PERUNDUNGAN (BULLYING)

Berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 yang merupakan Perubahan atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Pasal 9 Ayat (1a) yang menyebutkan : Setiap anak berhak mendapatkan perlindungan di satuan pendidikan dari kejahatan seksual dan kekerasan yang dilakukan oleh pendidik, tenaga pendidik, sesama peserta didik, dan atau pihak lain. Permendikbud No. 82 Tahun 2015 tentang pencegahan dan Penanggulangan Tindak kekerasan di Lingkungan Satuan pendidikan. SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan sebagai SMK Pusat Keunggulan berupaya melakukan tindakan preventif atau pencegahan terhadap tindakan kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah. Upaya tersebut di aktualisasikan dalam program pencegahan perundungan (bullying) dan tindak kekerasan berkerjasama dengan DP3AKB bidang PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) yang dilaksanakan pada hari senin, 8 Agustus 2022.

Kegiatan sosialisasi program pencegahan perundungan (bullying) dan tindak kekerasan di awali dengan pembacaan Do’a, menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan Ketua Panitia yang di sampaikan oleh Arif Prio Wibowo, S.Pd., M.Pd. dan sambuatan dari Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kota Tangerang  Selatan Abdul Marta Nurdin S, S.T., M.Pd. dalam sambutannya kepala sekolah menekankan pentingnya upaya pencegahan terhadap kekerasan apapun yang mungkin terjadi di lingkungan sekolah. Kepala Sekolah juga menghimbau agar tidak ada siswa siswi SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan yang menjadi pelaku Bullying. Dalam kesempatan ini sekolah bersama DP3AKB bidang PPPA yang diwakili oleh ibu Hartina Hajar dan Mas Deni melakukan penanda tangannan komitmen bersama tentang Sekolah Aman, Nyaman dan Bebas Perundungan. Kegiatan di lanjutkan dengan penandatangan yang di wakili oleh guru dan beberapa siswa SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan.

Sosialisasi program pencegahan perundungan (bullying) dan tindak kekerasan, sekolah menggandeng DP3AKB bidang PPPA sebagai Narasumber untuk memberikan pengarahan terkait pencegahan tindak kekerasan. Mas Deni sebagai duta dari DP3AKB menyampaikan materi tentang apa itu bullying, peran apa saja yang ada dalam aksi bullying, selain pelaku dan korban ternyata ada peran tengah yang dalam istilah psikologi dikenal dengan sebutan bystander. Bystander atau saksi mata menyadari kejahatan pelaku bullying, tetapi tidak tahu cara yang tepat untuk menghalanginya. Keberadaan bystander yang tidak melakukan apa-apa dapat mengakibatkan tindakan bullying semakin menjadi-jadi. Narasumber juga menjelasakan tentang bentuk-bentuk perundungan yang mungkin terjadi pada remaja, saat ini bullying tidak hanya dalam bentuk kekerasan secara fisik, psikis, seksual dan penelantaran namun yang paling banyak terjadi saat ini adalah cyberbullying yaitu tindakan perundungan yang dilakukan di dunia maya melalui berbagai media sosial yang ada.

Ibu Hartina Hajar, S.KM., M.Kes.  Sub koordinator Seksi Perlindungan Perempuan dari D3PAKB menyampaikan pengalaman beliau ketika bersekolah, saat itu beliau mendapatkan tindakan bully dari teman-temannya, namun hal tersebut beliau jadikan motivasi dan semangat untuk belajar lebih giat sehingga beliau berhasil menjadi pramugari di salah satu maskpai penerbangan Indonesia. Beliau mampu membuktikan dan mematahkan bullyian yang pernah dilakukan oleh teman-temannya dengan keberhasilan yang dicapai hingga saat ini. Dari sharing pengalaman yang berikan oleh ibu Hartina siswa siswi SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan dapat melakukan refleksi bahwa kita harus dapat merespon positif apapun yang menjadi tantangan kita saat ini, diejek oleh teman, di remehkan, dikucilkan apapun itu kita tidak boleh merasa kecil hati apalagi sampai merasa terpuruk dan depresi. Buktikan pada mereka (pelaku bully) bahwa kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik dengan terus menggali dan mengoptimalkan potensi yang kita miliki.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten hadiri kegiatan In House Training Implementasi Kurikulum Merdeka SMK Pusat Keunggulan SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan

SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan sebagai salah satu SMK Pusat Keunggulan melaksanakan pengimbasan Implementasi Kurikulum Merdeka hasil dari  Pelatihan Komite Pembelajaran (PKP) kepada seluruh guru SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan. IHT dilaksanakan selama 10 hari mulai dari tanggal 21 s/d 31 Juli 2022. Kegiatan IHT di buka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Tangerang dan Tangerang Selatan H. Suryadi, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa sebagai pendidik kita harus siap dengan setiap perubahan dan harus mampu mengikuti perkebangan zaman, terlebih di era digitalisasi saat ini seorang pendidik diharapkan mampu mendesain pembelajaran secara menarik dan menyenangkan bagi siswa.

Materi hari pertama tentang pengenalan flatform merdeka belajar disampaikan oleh Sunardi Tri Handoyo, ST. Pada materi ini peserta di kenalkan dengan akun belajar.id. melalui akun belajar.id guru dapat mengeksplorasi bahan pelajaran dengan mengunggah materi ajar dan video pembelajaran serta guru dapat membuat kelas sendiri untuk memudahkan penyampaian materi. Materi kedua disampaikan oleh Dr. Ayat Sudrajat terkait Kebijakan Orientasi SMK Pusat Keunggulan. Pada kesempatan ini beliau  menyampaikan bahwa SMK Pusat Keunggulan wajib menerapkan Kurikulum Merdeka, beliau juga memberikan wawasan terkait gelombang perubahan revolusi industri 4.0 yang menggabungkan atara mekanik dengan komputerisasi dan internet. Berikutnya penyampaian materi terkait Pengenalan Komunitas Praktisi yang di sampaikan oleh Yunines Yanti, S.T., M.Pd. Pada materi ini beliau menekankan tentang pentingnya komunitas praktisi untuk  mengedukasi anggota dengan mengumpulkan dan berbagi informasi terkait masalah praktik dalam pembelajaran.

Kegiatan IHT Implementasi Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Bapak Dr. H. Tabrani, M.Pd. Pada kesempatan ini sebelum memberikan pengarahan terkait implementasi kurikulum merdeka di sekolah, beliau  menyempatkan diri untuk berdiskusi dan menyantap produk makanan dari jurusan Kuliner yang menjadi salah satu program prioritas dalam SMK Pusat Keunggulan di SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan. Dalam sambutannya beliau menekankan agar guru sebagai pendidik bersama-sama menyamakan persepsi untuk meningkatkan kompetensi siswa yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha khususnya kemampuan yang berkaitan dengan soft skill siswa seperti kedisipinan kemampuan berkerja sama dll. Beliau juga memberikan pengarahan agar lulusan SMK dapat mengembangkan potensinya dengan berwirausaha sehingga SMK tidak lagi menjadi penyumbang pengangguran terbesar di provinsi Banten.

Materi selanjutnya diisi oleh Narasumber internal yaitu Arif Prio Wibowo, M.Pd, yang menyampaikan materi terkait Merancang Pembelajaran. Pada materi tersebut peserta diminta untuk membuat serta menganalisis Tujuan Pembelajaran (TP), dan merangkai Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) dan karakteristik sekolah. Untuk menindaklanjuti materi CP dan TP maka materi berikutnya yaitu merancang modul ajar yang disampaikan oleh Rijal Solihin, S.Pd. Pada materi ini peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan mata pelajarannya. Setiap kelompok diminta untuk menyusun modul ajar berdasarkan capaian pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran. Materi tentang Perencanaan Berbasis Data dan Pengelolaan Sumber Daya di sampaikan oleh Nanang Sugiarto, S.Pd. dengan sangat menarik. Pada sesi ini narasumber menjelaskan bahwa dalam perencanaan berbasis data sekolah dapat memanfaatkan hasil dari raport pendidikan. Selanjutnya hal terpenting dalam perencanaan berbasis data yaitu melakukan identifikasi masalah, melakukan refleksi dan melakukan pembenahan.

Kegiatan IHT Implementasi Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan semakin semarak dengan Ice Breaking  yang diberikan oleh narasumber dan peserta secara bergantian. Kegiatan selingan ice breaking ini memberikan inspirasi dan motivasi sehingga guru dapat mendesain pembelajaran di dalam kelas secara menarik  dan siswa belajar dengan menyenangkan serta mampu mengembangkan potensinya secara optimal.

Pada pertemuan berikutnya SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan mengundang Narasumber dari BBPPMPV Pertanian Cianjur yaitu Dra. Wisnuwati, M.Pd. Pada kesempatan ini beliau menyampaikan materi tentang Merancang Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Penyusunan Kurikulum Operasional Sekolah (KOS). Dalam Penyusunan Kurikulum Operasional Sekolah kepala sekolah Abdul Marta Nurdin S, S.T., M.Pd. menjadi fasilitator mendampingi peserta untuk bersama-bersama menyusun visi misi sekolah, visi misi jurusan berdasarkan karakteristik sekolah. Terakhir Narasumber dari BBPPMPV Pertanian Cianjur Adi Krisnadi, SP., MP. memberikan penguatan terkait materi Penyusunan Kurikulum Operasional Sekolah dan Belajar.id. Pada kesempatan ini beliau memfasilitasi peserta untuk berdiskusi lebih dalam terkait materi yang sudah di sampaikan oleh berbagai narasumber.

Kegiatan IHT Implementasi Kurikulum Merdeka diakhiri dengan kegiatan Out Bond dengan tujuan agar peserta pelatihan dapat menjalin hubungan yang lebih erat dan tidak ada sekat antara pegawai yang satu dengan yang lainnya. Peserta pelatihan juga melakukan refleksi terhadap tujuan awal organisasi sehingga terwujudnya satu visi dan misi SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan.