
Pengembangan dan penerapan penguatan budaya kerja di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan hal penting dalam upaya peningkatan kualitas lulusan SMK, hal ini selaras dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 34 Tahun 2018 tentang Standar Kompetensi Lulusan, terdapat 9 (sembilan) area kompetensi lulusan SMK/MAK, salah satu area kompetensi tersebut adalah Karakter Pribadi dan Sosial.
Penguatan budaya kerja bagi Siswa SMK merupakan hal yang penting untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing menghadapi tantangan dan kebutuhan di dunia usaha dan dunia industri. Sekolah perlu memberikan bekal mengenai Budaya kerja di dunia usaha dan dunia industri, karena adanya perbedaan budaya di lingkungan sekolah dan industri. Dalam pelaksanaannya, program penguatan budaya kerja perlu memuat materi yang dapat membentuk sikap dan budaya kerja seperti disiplin, konsisten, bertanggungjawab dan memiliki ketangguhan dalam melaksanakan tugas maupun menghadapi tantangan kerja. Melalui penguatan budaya kerja ini, diharapkan lulusan mampu beradaptasi dengan baik di dunia usaha maupun dunia industri.
Dalam rangka merealisasikan program penguatan budaya kerja siswa SMK, SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan sebagai SMK Pusat Keunggulan, melaksanakan kegiatan Workshop Penguatan Budaya Kerja, pada Hari Selasa, 9 Agustus 2022. Narasumber kegiatan ini yaitu Bapak Muhayar Riban selaku Asistan HR Manager Hotel Santika ICE BSD.
Kepala Sekolah SMKN 1 Kota Tangerang Selatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Penguatan budaya kerja merupakan aspek penting dalam menghasilkan lulusan yang mampu bersaing dan berhasil dalam pekerjaannya. Siswa SMK harus siap menghadapi persaingan yang sebenarnya di dunia usaha dan industri karena lingkungan industri berbeda dengan lingkungan sekolah. Oleh karena itu Siswa SMK harus memiliki kemampuan softskill yang tinggi diantaranya ketahanan mental, disiplin kerja, ketahanan fisik, dan juga perilaku atau sikap positif.
Bapak Muhayar Riban selaku narasumber mengawali kegiatan Workshop dengan ice breaking yang menarik. Dalam pemaparannya beliau memberikan motivasi dengan menampilkan role model tokoh sukses yaitu Chef Juna, salah satu chef terkenal di Indonesia yang mengawali karirnya dengan penuh perjuangan, chef Juna yang semasa sekolah menjadi Bad Boy dan tidak menyelesaikan kuliahnya, dengan usaha dan kerja kerasnya berhasil menjadi seorang chef yang sukses. Dalam kegiatan workshop penguatan budaya kerja, peserta diminta membuat konten terkait hal-hal apa saja yang penting di dunia kerja dan industri. Di akhir workshop narasumber menekankan tentang pentingnya kekuatan mental kerja, kepatuhan pada peraturan dan atasan, mengenal karakter rekan kerja, dan komunikasi yang efektif di lingkungan kerja agar dapat bertahan dan meningkatkan karir di dunia kerja.
Melalui kegiatan workshop budaya kerja diharapkan siswa-siswi SMKN 1 Tangerang Selatan memiliki karakter yang baik sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, serta selaras dengan profil pelajar Pancasila yang mencakup Beriman bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, Berkebinekaan Global, Gotong Royong, Mandiri, Bernalar Kritis dan Kreatif.






