Home »



NESTAN EDUCATION

 

 

AGENDA KEGIATAN SEKOLAH

Penerimaan Peserta Didik Baru
Masa Orientasi Peserta Didik
Penilaian Tengah Semester 1
Sidang Laporan Prakerin Kelas 12
Penilaian Akhir Semester 1
Prakerin kelas 11
Penilaian Tengah Semester 2
Uji Kompetensi Keahlian
Penilaian Akhir Semester 2
USBN
UNBK

MARS SMKN 1 TANGSEL

HYMNE SMKN 1 TANGSEL

PPDB 2023/2024

KALENDER

January 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

ARSIP

LOKASI SEKOLAH

SMK NEGRI 1 KOTA TANGERANG SELATAN BERSAMA DP3AKB BIDANG PPPA MENANDATANGANI KOMITMEN BERSAMA SEKOLAH AMAN, NYAMAN DAN BEBAS PERUNDUNGAN (BULLYING)

Berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 yang merupakan Perubahan atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Pasal 9 Ayat (1a) yang menyebutkan : Setiap anak berhak mendapatkan perlindungan di satuan pendidikan dari kejahatan seksual dan kekerasan yang dilakukan oleh pendidik, tenaga pendidik, sesama peserta didik, dan atau pihak lain. Permendikbud No. 82 Tahun 2015 tentang pencegahan dan Penanggulangan Tindak kekerasan di Lingkungan Satuan pendidikan. SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan sebagai SMK Pusat Keunggulan berupaya melakukan tindakan preventif atau pencegahan terhadap tindakan kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah. Upaya tersebut di aktualisasikan dalam program pencegahan perundungan (bullying) dan tindak kekerasan berkerjasama dengan DP3AKB bidang PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) yang dilaksanakan pada hari senin, 8 Agustus 2022.

Kegiatan sosialisasi program pencegahan perundungan (bullying) dan tindak kekerasan di awali dengan pembacaan Do’a, menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan Ketua Panitia yang di sampaikan oleh Arif Prio Wibowo, S.Pd., M.Pd. dan sambuatan dari Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kota Tangerang  Selatan Abdul Marta Nurdin S, S.T., M.Pd. dalam sambutannya kepala sekolah menekankan pentingnya upaya pencegahan terhadap kekerasan apapun yang mungkin terjadi di lingkungan sekolah. Kepala Sekolah juga menghimbau agar tidak ada siswa siswi SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan yang menjadi pelaku Bullying. Dalam kesempatan ini sekolah bersama DP3AKB bidang PPPA yang diwakili oleh ibu Hartina Hajar dan Mas Deni melakukan penanda tangannan komitmen bersama tentang Sekolah Aman, Nyaman dan Bebas Perundungan. Kegiatan di lanjutkan dengan penandatangan yang di wakili oleh guru dan beberapa siswa SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan.

Sosialisasi program pencegahan perundungan (bullying) dan tindak kekerasan, sekolah menggandeng DP3AKB bidang PPPA sebagai Narasumber untuk memberikan pengarahan terkait pencegahan tindak kekerasan. Mas Deni sebagai duta dari DP3AKB menyampaikan materi tentang apa itu bullying, peran apa saja yang ada dalam aksi bullying, selain pelaku dan korban ternyata ada peran tengah yang dalam istilah psikologi dikenal dengan sebutan bystander. Bystander atau saksi mata menyadari kejahatan pelaku bullying, tetapi tidak tahu cara yang tepat untuk menghalanginya. Keberadaan bystander yang tidak melakukan apa-apa dapat mengakibatkan tindakan bullying semakin menjadi-jadi. Narasumber juga menjelasakan tentang bentuk-bentuk perundungan yang mungkin terjadi pada remaja, saat ini bullying tidak hanya dalam bentuk kekerasan secara fisik, psikis, seksual dan penelantaran namun yang paling banyak terjadi saat ini adalah cyberbullying yaitu tindakan perundungan yang dilakukan di dunia maya melalui berbagai media sosial yang ada.

Ibu Hartina Hajar, S.KM., M.Kes.  Sub koordinator Seksi Perlindungan Perempuan dari D3PAKB menyampaikan pengalaman beliau ketika bersekolah, saat itu beliau mendapatkan tindakan bully dari teman-temannya, namun hal tersebut beliau jadikan motivasi dan semangat untuk belajar lebih giat sehingga beliau berhasil menjadi pramugari di salah satu maskpai penerbangan Indonesia. Beliau mampu membuktikan dan mematahkan bullyian yang pernah dilakukan oleh teman-temannya dengan keberhasilan yang dicapai hingga saat ini. Dari sharing pengalaman yang berikan oleh ibu Hartina siswa siswi SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan dapat melakukan refleksi bahwa kita harus dapat merespon positif apapun yang menjadi tantangan kita saat ini, diejek oleh teman, di remehkan, dikucilkan apapun itu kita tidak boleh merasa kecil hati apalagi sampai merasa terpuruk dan depresi. Buktikan pada mereka (pelaku bully) bahwa kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik dengan terus menggali dan mengoptimalkan potensi yang kita miliki.


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *