Home » 2022

Yearly Archives: 2022



NESTAN EDUCATION

 

 

AGENDA KEGIATAN SEKOLAH

Penerimaan Peserta Didik Baru
Masa Orientasi Peserta Didik
Penilaian Tengah Semester 1
Sidang Laporan Prakerin Kelas 12
Penilaian Akhir Semester 1
Prakerin kelas 11
Penilaian Tengah Semester 2
Uji Kompetensi Keahlian
Penilaian Akhir Semester 2
USBN
UNBK

MARS SMKN 1 TANGSEL

HYMNE SMKN 1 TANGSEL

PPDB 2023/2024

KALENDER

January 2022
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

ARSIP

LOKASI SEKOLAH

Internalisasi Nilai Kepahlawanan dalam Profil Pelajar Pancasila di SMK Negeri 1 Tangerang Selatan

SMK Negeri 1 Tangerang pada tanggal 10 November 2022 melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November. Saya sebagai kepala sekolah langsung memimpin upacara tersebut sebagai pembina upacara. Dalam amanat pembina upacara, saya memberikan penekanan kepada para siswa dan bapak ibu guru sebagai peserta upacara, dan secara khusus amanat ini juga buat diri saya. Bahwa mari kita lanjutkan perjuangan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa dan negara, dengan mengisi kemerdekaan ini melalui kegiatan-kegiatan positif dan produktif, sebagai siswa atau pelajar tugas utamanya belajar, maka sungguh-sungguhlah belajar, baik belajar yang dilakukan dalam sekolah maupun belajar diluar lingkungan sekolah. Pergunakan setiap momen kehidupan sehari-hari untuk belajar dan menjadi pelajaran, sehingga dalam menghadapi masa depan, kalian sudah siap, lancar, dan sukses.

Dan kita sebagai guru, menjadi teladan dalam mendidik siswa-siswa disekolah, lakukan tugas utama kita sebagai guru dengan baik, ikhlas, dan bertanggungjawab serta professional. Sehingga jika kita sebagai guru dan siswa sebagai pembelajar memiliki frekuensi yang sama, maka Insya Allah pendidikan anak-anak bangsa akan baik dan berkualitas, tentu berimbas kepada kemajuan negara kita dan bisa bersaing dalam kancah dunia.

Dalam penerapan kurikulum merdeka dengan karakteristiknya yaitu Profil Pelajar Pancasila, dalam amanatnya pula, saya menekankan agar para siswa memahami dan mengaplikasikan profil tersebut dalam kehdiupan sehari-hari, karena dengan menerapkan hal tersebut kalian sudah secara otomatis menghayati nilai-nilai kepahlawanan pejuang bangsa. Profil Pelajar Pancasila terdapat 6 (enam) poin, yaitu; Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berkebhinekaan Global, Bergotong-Royong, Bernalar Kritis, Kreatif, dan Mandiri. Sekolah ini akan sungguh-sungguh membentuk siswanya untuk memiliki profil tersebut, dengan kegiatan-kegiatan yang mampu menginternalisasi profil tersebut, baik kegiatan dalam intrakurikuler, maupun ko-kurikuler dan ekstrakurikuler. Diperkuat dengan visi sekolah yaitu mewujudkan peserta didik yang disiplin dan kompeten. Termasuk salah satu kegiatan upacara hari pahlawan 10 November ini.

Dalam kegiatan upacara tersebut, seluruh guru-guru dan para siswa menggunakan pakaian adat Indonesia. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan yang meriah yaitu acara “nestan fashion day”. Hal ini disambut antusias oleh siswa dan juga guru, karena pakaian adat yang ada bervariasi dari berbagai daerah di Indonesia, dan beberapa kreatifitas pakaian jaman “now” siswa-siswi, hal ini membuat menjadi unik dan penuh keceriaan. Saya sebagai kepala sekolah mengenakan pakaian adat sunda jawa barat, dinobatkan terlebih dahulu untuk berjalan di “catwalk”, seru juga saya tidak terbiasa menjadi model, saat itu harus jadi model. Demi kemeriahan acara tersebut, mau gak mau dilakukan juga. Alhamdulillah, respon dari siswa dan guru positif, dengan mereka pun tidak mau kalah dengan kepala sekolahnya untuk ikut berjalan di “catwalk” laksana model.

Kembali kepada profil pelajar Pancasila, untuk berjalan efektif dalam proses internalisasi 6 (enam) poin profil tersebut, diawali dengan teladan dari guru-gurunya, kepala sekolahnya, dan seluruh elemen sekolah yang terlibat didalamnya. Bagaimana profil pelajar Pancasila tersebut efektif, maka guru nya harus memiliki profil guru Pancasila, juga profil wali kelas Pancasila, juga profil wakasek Pancasila, bahkan saya sendiri selaku kepala sekolah, yaitu memiliki profil kepala sekolah Pancasila. Semua elemen sekolah perlu memiliki 6 (enam) poin profil Pancasila tersebut. Jadi teladan bagi siswa-siswa kita, karena Pendidikan yang paling baik dan efektif adalah teladan. Semoga Allah meridhoi niat, ikhtiar dan usaha kita, Selamat Hari Pahlawan 10 November 2022.  (A. Marta Nurdin)


DEKLARASI PELAJAR ANTI TAWURAN, GENG MOTOR DAN NARKOBA OLEH UNIT BINTIBSOS SAT BIMMAS POLRES TANGSEL DI SMK NEGERI 1 KOTA TANGERANG SELATAN

Tangerang Selatan – Deklarasi Pelajar anti Tawuran, Geng Motor dan Narkoba oleh Unit Bintibsos Sat Bimmas Polres Tangsel di SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan, Senin (24/10/2022)

Kegiatan Deklarasi Pelajar anti Tawuran, Geng Motor dan Narkoba dilaksanakan oleh Kanit Bintibsos Sat Bimmas Polres Tangsel Ipda Wahyuni saat pelaksanaan upacara bendera di SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan.

Bertindak sebagai pembina upacara Ipda Wahyuni menyampaikan terima kasihnya kepada kepala sekolah A. Marta Nurdin S., S.T., M.Pd. yang telah memberikan ruang dan memfasilitasi terselenggaranya kegiatan Deklarasi Pelajar anti Tawuran, Geng Motor dan Narkoba di SMK Negeri 1 Kota Tangeranng Selatan.

Dalam amanatnya, Ipda Wahyuni menyampaikan fenomena yang marak terjadi di kalangan pelajar khususnya siswa SMK baru-baru ini yaitu maraknya Aksi Tawuran Pelajar, Geng Motor dan Penyalahgunaan Narkotika. Ipda Wahyuni juga menceritakan kejadian yang cukup meresahkan terjadi belakangan ini yaitu peristiwa tawuran antar pelajar yang terjadi di wilayah Ciputat, dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Akibat tawuran tersebut belasan siswa luka-luka dan seorang ibu rumah tangga menjadi korban. Ipda Wahyuni menghimbau agar pelajar khususnya siswa-siswi SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan menjauhi segala bentuk kekerasan yang dapat merugikan diri  sendiri maupun orang lain, apalagi konsekuensi dari aksi tawuran dan geng motor ini tidak main-main, mereka yang terlibat dapat langsung terjerat masalah hukum yaitu tindak pidana.

Oleh karena itu, di akhir kegiatan upacara Kanit Bintibsos Sat Bimmas Polres Tangsel Ipda Wahyuni mengajak seluruh siswa-siswi SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan untuk bersama-bersama berkomitmen dan menyatakan deklarasi anti tawuran, anti geng motor dan anti narkoba. Berikut deklarasi yang dinyatakan siswa-siswi di akhir sesi upacara “ Kami SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan Anti Tawuran, Anti Geng Motor, Anti Narkoba YES!!”

Melalui kegiatan ini diharapkan, siswa-siswi SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan dapat bersikap lebih bertanggung jawab lagi dengan menjauhi perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain serta diharapkan mampu mengembangkan perilaku positif dengan terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah sesuai dengan minat masing-masing sehingga siswa-siswi SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan menjadi siswa yang unggul berprestasi sesuai dengan potensinya. (Humas)

PULIH LEBIH CEPAT BANGKIT LEBIH KUAT MENJADI TEMA UPACARA PERINGATAN HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE 77 DI SMK NEGERI 1 KOTA TANGERANG SELATAN

Rabu 17 Agustus 2022, SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77. Upacara diikuti kurang lebih 300 peserta perwakilan siswa dari kelas 10, 11 dan 12, guru dan tenaga kependidikan berlangsung secara khidmat.

Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan di SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan kali ini berbeda dari tahun sebelumnya, perwakilan guru dan tenaga kependidikan menjadi petugas upacara. Bertindak selaku inspektur Upacara Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Tangerang Selatan Abdul Marta Nurdin S, S.T., M.Pd.,  Pemimpin Upacara Arif Prio Wibowo, S.Pd., M.Pd., Protokol Upacara Hatrinie, S.Pd., M.Pd., Pembawa teks Pancasila Marwan, S.Pd., Pembaca Teks Undang-undang Dasar tahun 1945 Nur Meilawati, S.Pd., M.Pd., Pembaca Teks proklamasi Rijal Solihin, S.Pd., Dirigen Wulan Anggraeni, S.Pd. Gr., Pembaca Do’a Ahmad Rinaldi Aldian, S.Hum. Pemimpin Pasukan Ru’yat, S.Pd., Dedi Setiawan, S.Pd., Hendar Darmawan, S.Pd. dan Apri Setiadi Wijaya, S.Pd. Pengibar Bendera dari tim Paskibra SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan yang sudah menjurai beberapa kompetisi Paskibra sampai dengan tingkat Nasional. Tim Paduan suara merupakan siswa-siswi yang tergabung dalam ektrakurikuler Paduan Suara SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan.

Inspektur upacara mengkampanyekan tema Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77 yaitu Pulih Lebih cepat Bangkit Lebih Kuat. Inspektur Upacara mengajak seluruh peserta upacara untuk memaknai tema tersebut dengan mengisi kemerdekaan melalui hal-hal yang positif dan bertanggung jawab sesuai dengan peran masing-masing saat ini. Sebagai siswa jadilah siswa yang disiplin, sunggung-sungguh dalam menuntut ilmu, berperilaku sopan dan santun terhadap sesama agar siap menghadapi tantangan industri saat ini dan di masa yang akan datang. Sebagai guru dan tenaga kependidikan jadilah teladan yang baik sehingga peserta didik mendapatkan role model yang tepat dan membanggakan.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh peserta upacara dan seluruh warga SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan mampu meningkatkan rasa Nasionalisme dan menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang dengan mengisi kemerdekaan melalui kegiatan positif dan bermanfaat yang sejalan dengan Profil Pelajar Pancasila sehingga Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. Indonesia Merdeka, SMK BISA.

WORKSHOP PENGUATAN BUDAYA KERJA BERSAMA ASISTAN HR MANAGER HOTEL SANTIKA ICE BSD

Pengembangan dan penerapan penguatan budaya kerja di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan hal penting dalam upaya peningkatan kualitas lulusan SMK, hal ini selaras dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 34 Tahun 2018 tentang Standar Kompetensi Lulusan, terdapat 9 (sembilan) area kompetensi lulusan SMK/MAK, salah satu area kompetensi tersebut adalah Karakter Pribadi dan Sosial.

Penguatan budaya kerja bagi Siswa SMK merupakan hal yang penting untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing menghadapi tantangan dan kebutuhan di dunia usaha dan dunia industri. Sekolah perlu memberikan bekal mengenai Budaya kerja di dunia usaha dan dunia industri, karena adanya perbedaan budaya di lingkungan sekolah dan industri. Dalam pelaksanaannya, program penguatan budaya kerja perlu memuat materi yang dapat membentuk sikap dan budaya kerja seperti disiplin, konsisten, bertanggungjawab dan memiliki ketangguhan dalam melaksanakan tugas maupun menghadapi tantangan kerja. Melalui penguatan budaya kerja ini, diharapkan lulusan mampu beradaptasi dengan baik di dunia usaha maupun dunia industri.

Dalam rangka merealisasikan program penguatan budaya kerja siswa SMK, SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan sebagai SMK Pusat Keunggulan, melaksanakan kegiatan Workshop Penguatan Budaya Kerja, pada Hari Selasa, 9 Agustus 2022. Narasumber kegiatan ini yaitu Bapak Muhayar Riban selaku Asistan HR Manager Hotel Santika ICE BSD.

Kepala Sekolah SMKN 1 Kota Tangerang Selatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Penguatan budaya kerja merupakan aspek penting dalam menghasilkan lulusan yang mampu bersaing dan berhasil dalam pekerjaannya. Siswa SMK harus siap menghadapi persaingan yang sebenarnya di dunia usaha dan industri karena lingkungan industri berbeda dengan lingkungan sekolah. Oleh karena itu Siswa SMK harus memiliki kemampuan softskill yang tinggi diantaranya ketahanan mental, disiplin kerja, ketahanan fisik, dan juga perilaku atau sikap positif.

Bapak Muhayar Riban selaku narasumber mengawali kegiatan Workshop dengan ice breaking yang menarik. Dalam pemaparannya beliau memberikan motivasi dengan menampilkan role model tokoh sukses yaitu Chef Juna, salah satu chef terkenal di Indonesia yang mengawali karirnya dengan penuh perjuangan, chef Juna yang semasa sekolah menjadi Bad Boy dan tidak menyelesaikan kuliahnya, dengan usaha dan kerja kerasnya berhasil menjadi seorang chef yang sukses. Dalam kegiatan workshop penguatan budaya kerja, peserta diminta membuat konten terkait hal-hal apa saja yang penting di dunia kerja dan industri. Di akhir workshop narasumber menekankan tentang pentingnya kekuatan mental kerja, kepatuhan pada peraturan dan atasan, mengenal karakter rekan kerja, dan komunikasi yang efektif di lingkungan kerja agar dapat bertahan dan meningkatkan karir di dunia kerja.

Melalui kegiatan workshop budaya kerja diharapkan siswa-siswi SMKN 1 Tangerang Selatan memiliki karakter yang baik sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, serta selaras dengan profil pelajar Pancasila yang mencakup Beriman bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, Berkebinekaan Global, Gotong Royong, Mandiri, Bernalar Kritis dan Kreatif.

SMK NEGRI 1 KOTA TANGERANG SELATAN BERSAMA DP3AKB BIDANG PPPA MENANDATANGANI KOMITMEN BERSAMA SEKOLAH AMAN, NYAMAN DAN BEBAS PERUNDUNGAN (BULLYING)

Berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 yang merupakan Perubahan atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Pasal 9 Ayat (1a) yang menyebutkan : Setiap anak berhak mendapatkan perlindungan di satuan pendidikan dari kejahatan seksual dan kekerasan yang dilakukan oleh pendidik, tenaga pendidik, sesama peserta didik, dan atau pihak lain. Permendikbud No. 82 Tahun 2015 tentang pencegahan dan Penanggulangan Tindak kekerasan di Lingkungan Satuan pendidikan. SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan sebagai SMK Pusat Keunggulan berupaya melakukan tindakan preventif atau pencegahan terhadap tindakan kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah. Upaya tersebut di aktualisasikan dalam program pencegahan perundungan (bullying) dan tindak kekerasan berkerjasama dengan DP3AKB bidang PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) yang dilaksanakan pada hari senin, 8 Agustus 2022.

Kegiatan sosialisasi program pencegahan perundungan (bullying) dan tindak kekerasan di awali dengan pembacaan Do’a, menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan Ketua Panitia yang di sampaikan oleh Arif Prio Wibowo, S.Pd., M.Pd. dan sambuatan dari Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kota Tangerang  Selatan Abdul Marta Nurdin S, S.T., M.Pd. dalam sambutannya kepala sekolah menekankan pentingnya upaya pencegahan terhadap kekerasan apapun yang mungkin terjadi di lingkungan sekolah. Kepala Sekolah juga menghimbau agar tidak ada siswa siswi SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan yang menjadi pelaku Bullying. Dalam kesempatan ini sekolah bersama DP3AKB bidang PPPA yang diwakili oleh ibu Hartina Hajar dan Mas Deni melakukan penanda tangannan komitmen bersama tentang Sekolah Aman, Nyaman dan Bebas Perundungan. Kegiatan di lanjutkan dengan penandatangan yang di wakili oleh guru dan beberapa siswa SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan.

Sosialisasi program pencegahan perundungan (bullying) dan tindak kekerasan, sekolah menggandeng DP3AKB bidang PPPA sebagai Narasumber untuk memberikan pengarahan terkait pencegahan tindak kekerasan. Mas Deni sebagai duta dari DP3AKB menyampaikan materi tentang apa itu bullying, peran apa saja yang ada dalam aksi bullying, selain pelaku dan korban ternyata ada peran tengah yang dalam istilah psikologi dikenal dengan sebutan bystander. Bystander atau saksi mata menyadari kejahatan pelaku bullying, tetapi tidak tahu cara yang tepat untuk menghalanginya. Keberadaan bystander yang tidak melakukan apa-apa dapat mengakibatkan tindakan bullying semakin menjadi-jadi. Narasumber juga menjelasakan tentang bentuk-bentuk perundungan yang mungkin terjadi pada remaja, saat ini bullying tidak hanya dalam bentuk kekerasan secara fisik, psikis, seksual dan penelantaran namun yang paling banyak terjadi saat ini adalah cyberbullying yaitu tindakan perundungan yang dilakukan di dunia maya melalui berbagai media sosial yang ada.

Ibu Hartina Hajar, S.KM., M.Kes.  Sub koordinator Seksi Perlindungan Perempuan dari D3PAKB menyampaikan pengalaman beliau ketika bersekolah, saat itu beliau mendapatkan tindakan bully dari teman-temannya, namun hal tersebut beliau jadikan motivasi dan semangat untuk belajar lebih giat sehingga beliau berhasil menjadi pramugari di salah satu maskpai penerbangan Indonesia. Beliau mampu membuktikan dan mematahkan bullyian yang pernah dilakukan oleh teman-temannya dengan keberhasilan yang dicapai hingga saat ini. Dari sharing pengalaman yang berikan oleh ibu Hartina siswa siswi SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan dapat melakukan refleksi bahwa kita harus dapat merespon positif apapun yang menjadi tantangan kita saat ini, diejek oleh teman, di remehkan, dikucilkan apapun itu kita tidak boleh merasa kecil hati apalagi sampai merasa terpuruk dan depresi. Buktikan pada mereka (pelaku bully) bahwa kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik dengan terus menggali dan mengoptimalkan potensi yang kita miliki.