Penerimaan Peserta Didik Baru
Masa Orientasi Peserta Didik
Penilaian Tengah Semester 1
Sidang Laporan Prakerin Kelas 12
Penilaian Akhir Semester 1
Prakerin kelas 11
Penilaian Tengah Semester 2
Uji Kompetensi Keahlian
Penilaian Akhir Semester 2
USBN
UNBK
Selain kemampuan kognitif siswa, mental dan karakter juga wajib dikembangkan untuk mencetak siswa yang unggul dan berdaya saing di masyarakat. Dalam mengembangkan pendidikan mental dan karakter siswa diperlukan sebuah kolaborasi yang utuh dari beberapa aspek yang paling berperan dalam pembentukannya. Selain kompetensi pegagogik dan profesional guru yang wajib mumpuni, metodologi dalam mengajar juga harus disesuaikan dengan perkembangan siswa guna mencapai tujuan tersebut. (more…)
Tidak mau kalah dengan hingar bingar kampanye politik menyambut Pemilihan Umum Kepala Daerah 9 Desember nanti, SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan juga tengah menggelar hajatan demokrasi, yakni kampanye dalam rangka Pemilihan Ketua OSIS periode 2015/2016.
Selepas upacara pengibaran bendera, senin 16 Nopember 2015, tepat pukul 08.00, tiga orang siswa calon kandidat Ketua Osis melakukan orasi terbuka (more…)
Guru mempunyai kedudukan sebagai tenaga profesional. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen mendefinisikan bahwa profesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran, atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi. Sebagai tenaga profesional, guru dituntut untuk selalu mengembangkan diri sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. (more…)
Masih dalam tema Membangun Kepemimpinan Siswa Melalui LDK OSIS, kali ini sesi ke-2, SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di bumi perkemahan Gunung Bundar, Bogor – Jawa Barat. LDK sesi ke-2 ini berlangsung selama 2 hari, senin s/d selasa tanggal 9 – 10 Nopember 2015. LDK sesi-2 ini merupakan lanjutan dari LDK sesi pertama yang diselenggarakan disekolah satu minggu sebelumnya. (more…)
Tidak banyak dari orang tua yang memahami bahwa guru hanyalah sebagai fasilitator, pembimbing, dan orang tua kedua di sekolah. Padahal sebenarnya orang tualah yang hakikatnya memiliki peran utama dalam pendidikan. Tetapi Orang tua justru menyerahkan sepenuhnya segala macam pendidikan baik intelektual, spiritual, juga keterampilan pada guru disekolah. Oleh karena itu peranan orang tua siswa sebagai patner guru dalam mendidik anak-anak sangat diperlukan dan tidak bisa dipisahkan. (more…)