Home » Menu 1 (Page 2)
Category Archives: Menu 1
Link Terkait
CARI ARTIKEL
Penerimaan Peserta Didik Baru
Masa Orientasi Peserta Didik
Penilaian Tengah Semester 1
Sidang Laporan Prakerin Kelas 12
Penilaian Akhir Semester 1
Prakerin kelas 11
Penilaian Tengah Semester 2
Uji Kompetensi Keahlian
Penilaian Akhir Semester 2
USBN
UNBK
Republika Online – Pendidikan RSS Feed
- Exabytes Digital Day 2026 Siap Hadir Bantu Kamu Bangun Value Bisnis dan Kuasai Digital 23/01/2026
- Hadir di Istana Negara, Rektor Cyber University Ambil Bagian Rumuskan Arah Baru Pendidikan Tinggi 23/01/2026
- Gaji Guru Honorer Belum Layak, DPR Ingin Minimal Rp 5 Juta per Bulan 23/01/2026
- Festival Lintas Budaya UNAS Asah Kemampuan Diplomasi Budaya Mahasiswa 23/01/2026
- Pendidikan Pubertas Berbasis Karakter Lewat Integrasi PKLH, Hypercontent, dan STIFIn 23/01/2026
- Dampak Cuaca Ekstrem, DKI Mulai Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh di Seluruh Sekolah 22/01/2026
- Siswa Binus School Simprug Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan dan Satwa Langka Indonesia 22/01/2026
- FEB Unisba Kirim 269 Mahasiswa Baru Ikuti Bela Negara untuk Tingkatkan Kedisiplinan 22/01/2026
- Guru Non-ASN Full Senyum, Menteri Abdul Mu'ti Naikkan Anggaran Insentif 22/01/2026
- Delegasi Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School Raih Best Position Paper pada AYIMUN 20th 22/01/2026
MARS SMKN 1 TANGSEL
HYMNE SMKN 1 TANGSEL
DOWNLOAD LAGU
KALENDER
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | |
ARSIP
LOKASI SEKOLAH
Dari Wartawan Jadi Guru Tata boga
Irine Budi Habsari, Guru SMK Negeri 1 Tangsel
Sumber: Tangsel Pos Edisi Selasa, 8 September 2015, Halaman 2.
Bergelut sebagai seorang wartawan Di Majalah Koki Selama 11 tahun lamanya, Bener –bener membuat sosok satu ini kenyang pengalaman. Dengan ilmu yang didapat selama bertahun- tahun itu, dia pun ingin menularkan kepada generasi muda bangsa ini. Caranya, dengan mengajarkan mereka ilmu yang didapat. (more…)
Penyuluhan IMS dan SADARI
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten melakukan penyuluhan tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) dan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) kepada siswi SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan, hari ini, Jumat 25 September 2015. Bertindak sebagai narasumber adalah Melina Dwi Antika dan Gustiana Ningsih, Mahasiswa Program Studi Kebidanan STIKES Banten. (more…)
Paskibraka Jawab Impian Sang Ayah
Sumber: Tangsel Pos Edisi Kamis, 3 September 2015, Halaman 2.
Annisa Leony Zulista, Siswi SMK Negeri 1 Tangsel
Punya prestasi bagus. Orangtua dan sekolah jadi bangga! Semua anak pasti mendambakan hal ini. Begitu halnya dengan perasaan Annisa Leony Zulista, siswi SMK Negeri 1 Tangsel. Gadis berparas manis kelahiran Jakarta, 23 Juli 1999 ini menjadi buah bibir berkat prestasi yang dicapainya.
Tidak hanya disekolah, prestasi Leony-demikian ia akrab disapa, bahkan sangat dibanggakan orangtuanya terutama sang ayah Zulkifli. (more…)
SMKN 1 Tangsel Utamakan Praktek
Sumber: Tangsel Pos Edisi Kamis, 3 September 2015, Halaman 2.
Siswa Jurusan Tataboga Harus Mahir Masak
Serpong – Memasak bukanlah hal mudah, utamanya bagi kalangan remaja. Sebab di usia 15-17, mereka lebih memilih makanan cepat saji dibandingkan dengan memasak sendiri. Maka tidak aneh rasanya remaja sekarang yang tidak bisa memasak dan membantu orang tua. Apalagi membuka usaha dibidang kuliner.
Diantara kemustahilan-kemustahilan remaja itu, siswa siswi SMK Negeri 1 Tangsel menunjukkan bahwa usia remaja harus bisa dimaksimalkan. Baik untuk sekedar masak-memasak, maupun kegiatan positif lainnya.
Uji Kompetensi Kenaikan Kelas dengan Hias Makanan

CIATER – Bagi para pelajar SMK Negeri 1 yang mengambil program Patiseri atau Tata Boga, dituntut harus ahli dalam bidang menghidangkan makanan. Oleh karenanya, pada masa uji kompetisi kenaikan kelas (UK3) kali ini, mereka mendapati ujian menghias makanan agar lebih menarik.
Ujian dengan menghias makanan itu ditemukan para siswa-siswi pada mata pelajaran Pelayanan Makanan dan Minuman. Para siswa kelas XI diharuskan mempraktekan membuat café, seolah- olah para siswa/siswi jurusan Patiseri inilah yang memiliki usaha cafe tersebut.
Sebelum memulai praktek siswa menentukan jenis tema café yaitu “GLOW IN THE DARK” dan “CREEPY CAFÉ”. Ujian dilakukan dengan terbagi menjadi 3 kelompok yaitu bagian service, cooking dan background.
Pada bagian background, mereka menyiapkan tempat yang dihias sesuai dengan tema dipilih. Bagian cooking, mereka menyiapkan baik snack, makanan sepingan dan minuman untuk service yang dipilih adalah American service. Harga dari makanan yang disediakan cukup terjangkau yaitu mulai dari Rp 2.000 – Rp 8.000.
Pembukaan cafe “GLOW IN THE DARK” & “CREEPY CAFÉ” mendapatkan kesan yang positif dari berbagai kalangan seperti tamu undangan baik di sekolah maupun luar sekolah.
“Jadi untuk siswa/siswi kelas XI yang ingin naik kelas harus di uji dulu kompetensi mereka. Selain itu, untuk menumbuhkan siswa/siswi untuk berwirausaha atau bahkan menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain,” ungkap Arif Prio Wibowo, Humas SMKN 1 saat menjamu Sulistyo dari Ora Et Labora yang sedang berkunjung di SMKN 1.
UK3 ini bertujuan untuk menjadikan siswi-siswi mempersiapkan diri untuk menjadi entrepreneur dan juga sebagai salah satu ujian kenaikan lulus. “Saya selaku Guru mata pelajaran Pelayanan makanan dan minuman, selain ingin membekali siswa saat melaksanakan prakerin (praktek kerja industri) di dunia industri juga ingin menumbuhkan semangat entrepreneur. Semoga ilmu yang saya berikan bermanfaat untuk Siswa selanjutnya,” harap Irine Budi Habsari, Guru Patiseri.(lan)
sumber: http://tangselpos.co.id/2016/01/11/uji-kompetensi-kenaikan-kelas-hias-makanan/



