Bakal Dijadikan Tolak Ukur Siswa Hadapi MEA
SERPONG – Jelang diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), masyarakat dibutuhkan keterampilan dan kompetensi yang bisa bersaing dengan MEA. Kota Tangsel patut berbangga, karena SMK Negeri 1 Tangsel bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) bagian elektronika, menyelenggarakan Tempat Uji Kompetensi (TUK) Elektronika pertama di Tangsel, dan dilaksanakan Minggu (31/1) bertempat di SMKN 1 Tangsel.
Djoko Sulistyo dari LSK mengatakan TUK Elekronika ini sangat penting bagi para peserta untuk mengukur kemampuan mereka, dalam bidang elektronika. Apalagi dengan adanya MEA, mereka diharapkan bisa bersaing dan unjuk gigi dalam persaingan MEA. Namun, lanjutnya, terkendala dalam perlengkapan alat dan kurangnya perhatian dari pemerintah maupun.

“Elektronika ini di prioritaskan, karena kebanyakan industri sangat membutuhkan tenaga elektronika. Maka dari itu, dengan adanya TUK Elektronika ini, kami berharap para peserta bisa menunjukan keahliannya. Tetapi faktor pelengkapan alat pun masih sangat kurang, ini yang seharusnya jadi perhatian dari pemerintah dan Dinas Pendidikan,” ujar Djoko kepada Tangsel Pos, kemarin.
Sebanyak 35 peserta mengikuti TUK Elektronika ini, hampir keseluruhan siswa/siswi SMKN 1 Tangsel, namun ada juga dari masyarakat umum. TUK Elektronika ini dibuka secara gratis dan komponen-komponen pendukungnya disubsidi oleh Kemendikbud. Terdapat dua penilaian di TUK Elektronika ini, yakni daya dan amplifier.
Salah satu penguji Yusuf Bintoro, dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), mengatakan hal senada dengan apa yang dikatakan oleh Djoko Sulistyono. “Sangat penting, tetapi butuh kepedulian dari pemerintah dan dinas pendidikan. Melihat kondisi peralatan yang masih kurang, ini yang menjadikan PR (Pekerjaan Rumah) untuk membantu peralatan yang dibutuhkan oleh sekolah. Sekolah juga harus berperan aktif, mereka harus terus memberikan praktek agar mereka lebih mengetahui komponen-komponen elektronika,” papar Yusuf.

Penanggung jawab TUK Elektronika, Sunardi Tri Handoyo mengatakan bahwa ini pertama di Tangsel dan SMKN 1 Tangsel mendapat kesempatan pertama untuk menggelar Tempat Uji Kompetensi untuk Elektronika. Dan ia berharap agar siswa/siswi SMK setelah lulus nanti mampu bersaing menghadapi MEA.
“Alhamdulillah SMKN 1 Tangsel bisa menggelar TUK pertama di Tangsel untuk elektronika. Dengan terselenggaranya TUK ini, semoga bisa memberikan motivasi kepada siswa/siswi untuk lebih giat dalam belajar dan mengukur keahlian mereka,” ucap Sunardi.
Salah satu peserta yang mengikuti TUK Elektronika yakni, Rahma Putri kelas XII Teknik Elektro 1 mengatakan dengan adanya TUK ini bisa memberinya pengetahuan dan mengukur kemampuannya.
“Aku bisa melihat kemampuan aku dalam menguasai elektro, dan hasilnya aku masih banyak yang kurang. Aku harus banyak belajar lagi, agar bisa lebih menguasai komponen-komponen elektronika,” tutup Rahma.(lan)
sumber: http://tangselpos.co.id/2016/02/01/tuk-elektonika-pertama-di-smk-negeri-1-tangsel/










