
Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) jenjang SMK digelar serentak oleh Kemdikbudristek tanggal 20-23 September 2021, yang dibagi dalam 2 gelombang. Gelombang ke-1 dilaksanakan tanggal 20 dan 21 September 2021, sedangkan gelombang ke-2 tanggal 22 dan 23 september 2021.
SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tanggal 20 & 21 September 2021, dengan mengambil gelombang ke-1. Dalam pelaksanannya, ANBK SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan dibagi kedalam 3 ruang komputer dan 1 sesi dengan moda Online (daring).
Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, selama 2 hari pelaksanaan ANBK di SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan berjalan dengan tertib dan lancar. Peserta ANBK tahun ini di ikuti oleh 45 Siswa utama dan 5 siswa cadangan dari kelas 11. Pemilihan siswa peserta ANBK dipilih secara random oleh Pusat Asesmen dan Pembelajaran (Pusmenjar) Kemdikbudristek dari data Dapodik. 50 siswa yang terpilih tersebut terinci sebagai berikut: Siswa Jurusan Akuntansi 10 siswa, Jurusan Tata Boga 10 siswa, Jurusan Teknik Elektronika 11 siswa, Jurusan Teknik listrik 11 siswa, dan Jurusan Teknik Mesin 8 siswa.
Pelaksanaan ANBK terdiri dari tiga bagian, yakni: 1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) untuk Mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai hasil belajar kognitif; 2. Survei Karakter untuk Mengukur sikap, kebiasaan, nilai-nilai (values) sebagai hasil belajar nonkognitif; dan 3. Survei Lingkungan Belajar untuk Mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran.

ANBK adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran.
Selain siswa yang melaksankan ANBK, diwaktu yang bersamaan, 66 guru SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan juga mengikuti Survei Lingkungan Belajar. Survei Lingkungan Belajar bertujuan memotret berbagai aspek yang terkait dengan lingkungan belajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan, sehingga hasil asesmen nasional secara komprehensif memberikan profil satuan pendidikan dari input-proses-output. (kur)



