Serpong- Rabu, 1 Februari 2017, Verifikasi Uji Kompetensi sudah mulai dilakukan untuk SMK se-Tangerang selatan. Verifikasi dilakukan terhadap seluruh SMK se-tangsel yang akan menyelenggarakan Ujian Nasional. Verifikasi dilakukan untuk menentukan apakah SMK tersebut layak atau tidak untuk menggelar uji kompetensi yang merupakan bagian dalam Ujian Nasional. Bertindak sebagai Verifikator adalah H. Habibullah, M.Pd (Pengawas SMK) dan Nur Syamsu, ST.
Khusus untuk gugus 1 (satu) ada 16 SMK yang akan di verifikasi. Verifikasi digugus 1 (satu) akan dilaksanakan selama enam hari dimulai hari senin 1 Februari 2017 s.d 7 Februari 2017. Ada beberapa unsur yang akan dilihat dalam rangka verifikasi ujian kompetensi keahlian (UKK) kali ini, di antaranya asesor atau kerja sama dengan perusahaan serta kelayakan sarana dan prasarana untuk menggelar uji kompetensi.
Diadakannya verifikasi UKK ini selain untuk mengecek kesiapan SMK dalam penyelenggaraan uji kompetensi, juga untuk memberi masukan kepada sekolah dalam penyelenggaraan uji kompetensi tahun ini. Bahkan tim verifikator juga berhak untuk tidak memberikan rekomendasi kepada sekolah untuk menggelar uji kompetensi, jika dinilai kurang layak atau tidak memenuhi kriteria pada POS uji kompetensi.
UKK sendiri bertujuan untuk mengukur kompetensi siswa setelah selama 3 tahun belajar. Seluruh siswa kemudian diberi paket-paket (1, 2, dan 3) yang disediakan oleh pemerintah melalui BSNP. Dalam pelaksanaan UKK siswa sendiri bisa memilih atau dari guru yang menentukan.
Untuk SMKN 1, 5 (lima) kompetensi keahlian yang ada sudah dilakukan verifikasi oleh tim verifikator. Jurusan Teknik Listrik dan Teknik Elektro, dan Teknik Mesin di Verifikasi oleh Nur Syamsu, ST, sedangkan untuk Jurusan Patiseri dan Akuntansi di Verifikasi oleh H. Habibullah, M.Pd. Hasil verifikasi untuk 16 SMK akan di umumkan sekitar 1 minggu kedepan. (humas/3.2.2017)











































































