Dalam rangka menjalin silaturahim dan upaya meningkatkan kinerja guru BK/konselor, Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) SMK Kota Tangerang Selatan menggelar kegiatan Pelatihan Bimbingan Kelompok yang dilaksanakan pada hari sabtu, 20 Februari 2016, di SMK Negeri 1 Tangerang Selatan.
Acara ini mengusung tema “Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Profesionalisme guru Bk/Konselor”. Hadir dalam kegiatan kali ini sebagai berikut: Ketua MGBK SMK Kota Tangerang Selatan, Zakiah, S.Pd; Kepala SMK Negeri 1 Tangerang Selatan, H. Idris, S.Pd, M.Si; Pengawas dan Pembina MGBK SMK, Dra. Christini Pudji Bintari, M.Pd; serta perwakilan guru BK/konselor SMK di wilayah Kota Tangerang Selatan. Selain itu, workshop tersebut juga menghadirkan dua narasumber, yaitu Evi Fitriyani, M.Pd yang memberikan materi mengenai ‘Bimbingan Kelompok’ dan Nur Bayu Wijaya Ningsih, S.Pd yang bertindak sebagai instruktur pada saat praktik kegiatan ‘Bimbingan Kelompok’.
Ketua MGBK SMK Kota Tangerang Selatan, Zakiah mengungkapkan kegiatan ini diselenggarakan guna memberikan pemahaman dan keterampilan dasar guru BK dalam membantu siswa melalui bimbingan kelompok. Kegiatan ini juga diharapkan mampu pempererat tali silaturahim dan komunikasi antar guru BK SMK se-tangerang Selatan.
Dalam sambutannya kepala SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan, H. Idris, menuturkan bahwa keberhasilan guru BK/Konselor di sekolah adalah apabila banyak siswa yang datang langsung ke ruang BK untuk berkonsultasi dengan guru BK dalam rangka mengembangkan potensi dan bakatnya.
Oleh karena itu seyogyanya guru BK di sekolah harus memiliki kemampuan dan keahlian dengan tingkat ketepatan yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan pengguna layanan BK berdasarkan norma-norma yang berlaku di lembaga pendidikan dan lingkungan masyarakat luas.
Sementara itu, Kepala MKKS SMK Drs. H. Ambiar, M.Pd selaku pembina MGBK-SMK mendukung penuh acara yang digelar oleh MGBK-SMK sebagai pemberi energi dan semangat baru bagi guru BK sehingga nantinya dapat saling berbagi, serta bertukar ilmu.
Pada kegiatan ini, Christini Pudji Bintari menuturkan bahwa guru BK seharusnya dapat memanfaatkan wadah yang ada yaitu MGBK-SMK sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi profesi guru BK. Guru yang ditugaskan sebagai guru BK di sekolah harus memiliki kemampuan dan keterampilan dalam melaksanakan Bimbingan dan Konseling Sekolah.

Salah satu keterampilan yang perlu dikuasai guru BK/Konselor di sekolah adalah kemampuan untuk melakukan Layanan Bimbingan Kelompok. Bimbingan kelompok merupakan layanan primadona dalam keseluruhan layanan konseling yang ada di sekolah di samping layanan konseling perorangan.
Keuntungan layanan kelompok diantaranya: (1) siswa akan lebih termotivasi mengikuti layanan, karena metode yang digunakan lebih bervariasi, (2) suasana kelompok bisa dijadikan sebagai sarana penyembuhan, (3) melalui dinamika kelompok keberanian berpendapat, berbagi dan saling menyokong ide atau pendapat dapat ditumbuh kembangkan. Melalui Bimbingan Kelompok dapat meningkatkan mutu strategi layanan dan meningkatkan kuantitas dan kualitas komunikasi anggota kelompok serta cara bertingkah laku individu dalam berinteraksi satu sama lain.
Berdasarkan hal tersebut kegiatan pelatihan “Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Profesionalisme guru BK/Konselor” ini diharapkan mampu memberikan pemahaman pada guru BK mengenai konsep Bimbingan kelompok dan prosedur pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok, sekaligus mempraktikan pengenalan metode bimbingan kelompok. Kegiatan ini juga diharapakan dapat mendukung kinerja konselor/guru BK di sekolah agar lebih baik lagi.(Koord.BK/22.2.2106)










