SEMINAR REMAJA SMK NEGERI 1 KOTA TANGERANG SELATAN BERSAMA DPMP3AKB KOTA TANGERANG SELATAN DAN UPT PUSKESMAS RAWA BUNTU

Perilaku maladaptip sosial yang paling sering di temukan dikalangan remaja diantaranya adalah tindakan perundungan (bullying) dan perilaku menyimpang akibat rendahnya pemahaman remaja tentang peran penting kesehatan reproduksi bagi masa depannya. Perilaku bullying seperti mengejek, mengucilkan, mengancam serta menyerang secara fisik maupun verbal menjadi hal yang sering dilakukan sebagian besar remaja untuk mengekspresikan dirinya.
Data hasil riset Programme for International Students Assessment (PISA) TAHUN 2018 menunjukkan murid yang mengaku pernah mengalami bullying (perundungan) di Indonesia sebanyak 41,1%. Ini menjadikan Indonesia menempati posisi kelima tertinggi kasus bullying dari 78 negara setelah Filipina, Brunei Darussalam, Republik Dominika dan Maroko.
Pasal 9 Undang Undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan anak dalam ayat (1a) menyatakan setiap anak berhak mendapatkan perlindungan di satuan penddikan dari kejahatan seksual dan kekerasan yang dilakukanboleh pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta didik, dan atau pihak lain.
SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan sebagai satuan pendidikan yang peduli terhadap permasalahan seputar perkembangan remaja memiliki program yang berfokus pada tindakan anti bullying dan kesehatan reproduksi remaja. Pelaksanaan program tersebut tersebut direalisasikan dalam kegiatan seminar remaja “Be a Positive and Healthy Teenager whitout Bullying” sebagai upaya untuk memberikan informasi bagi siswa-siswi SMKN 1 Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2021 bertempat di SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan.
Dalam kegiatan tersebut SMK Negeri 1 kota Tangerang Selatan bekerjasama dengan DPMP3AKB Kota Tangerang Selatan dan UPT Puskesmas rawabuntu. Sebagai upaya pendampingan dalam pemberian layanan informasi terkait tindakan anti bullying DPMP3AKB bidang KB Kota Tangerang Selatan diwakili oleh drg. Ellen H,. M.Si. menggandeng duta GenRe dari Provinsi Banten dan Kota Tangerang Selatan, DPMP3AKB bidang PPA diwakili oleh ibu Hartina Hajar, S.KM., M.Kes. Sedangkan pemberian informasi terkait kesehatan reproduksi remaja, UPT Puskesmas Rawa Buntu diwakili oleh dr. Misheila.
SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan sangat mengapresiasi dukungan dari para narasumber yang concern terhadap permasalahan remaja. Dengan dihadirkannya duta GenRe (Generasi Berencana) yang diwakili oleh Kak Rizki dan Kak Feli di bawah bimbingan DMP3AKB Kota Tangerang Selatan, di harapkan remaja SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan dapat menyerap informasi dengan lebih mudah karena materi disampaikan oleh tutor sebaya yang mengerti dan memahami dunia remaja saat ini. Pada kesempatan ini Kak Rizki dan Kak Feli mengajak remaja untuk dapat bersikap asertif terhadap tindakan bullying yang terjadi di sekolah.

Setelah kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan dapat merefleksikan dan mengaplikasikan pengetahuan tentang bagaimana menjaga kesehatan reproduksi dan bagaimana seharusnya bersikap terhadap tindakan bullying.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Universitas Raharja dan Inez Cosmetic yang sama-sama concent terhadap kesehatan baik secara fisik maupun mental pada remaja. Dimasa yang akan datang diharapkan kegiatan ini menjadi kegiatan yang berkesinambungan dilaksanakan setiap tahun, sebagai wujud kepedulian sekolah terhadap perkembangan remaja khususnya siswa siswi SMK Negeri 1 Kota Tangerang Selatan.



