{"id":6097,"date":"2016-03-12T07:28:22","date_gmt":"2016-03-12T00:28:22","guid":{"rendered":"http:\/\/smkn1tangsel.sch.id\/?p=6097"},"modified":"2016-03-23T07:42:40","modified_gmt":"2016-03-23T00:42:40","slug":"siswa-diajar-ciptakan-batik-khas-banten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/smkn1tangsel.sch.id\/?p=6097","title":{"rendered":"Siswa Diajar Ciptakan Batik Khas Banten"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\"><a href=\"http:\/\/smkn1tangsel.sch.id\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Picture2.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-thumbnail wp-image-6102\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\" alt=\"Picture2\" src=\"http:\/\/smkn1tangsel.sch.id\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Picture2-125x125.jpg\" width=\"125\" height=\"125\" srcset=\"https:\/\/smkn1tangsel.sch.id\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Picture2-125x125.jpg 125w, https:\/\/smkn1tangsel.sch.id\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Picture2-65x65.jpg 65w\" sizes=\"auto, (max-width: 125px) 100vw, 125px\" \/><\/a>Hartinie, Guru Seni Budaya SMK Negeri 1 Tangsel<br \/>\nSiswa Diajar Ciptakan Batik Khas Banten<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">SERPONG \u2013 Batik merupakan salah satu kebudayaan yang dimiliki Indonesia dan sudah diakui dunia. Namun apakah semua orang bisa membuat batik? Rupanya, hanya segelintir masyarakat saja bisa membuat batik.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maka dari itu, SMK Negeri 1 Tangerang Selatan mulai sejak tahun 2015 lalu, sudah mulai mensosialisasikan budaya membatik lewat pelajaran seni budaya. Aktor dibalik sosialisasi batik itu yakni Hartinie, guru muatan lokal seni budaya yang sudah mengajar selama empat tahun di sekolah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hartinie merupakan lulusan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan jurusan seni rupa. Maka tak ayal, bagi para siswa SMK Negeri 1 Tangsel sejak semester tahun lalu sudah mahir dalam membuat pola batik, khusunya batik Banten.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSiswa mulai mahir dalam membuat pola batik dan juga teknik untuk membatik sudah lumayan mahir. Hasilnya juga sudah baik, apalagi dengan konsep batik Banten dengan ciri khasnya artefak dan mempunyai warna kalem,\u201d ujar Hartinie saat dijumpai Tangsel Pos, kemarin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hartinie yang mempunyai basik membatik sejak masih duduk dibangku kuliah, pada beberapa bulan lalu mengikuti bimtek (Bimbingan Teknis) di Banten. Tinie-sapaan akrabnya, mengatakan bahwa dengan mengikuti bimtek tersebut semua perlengkapan membatik di SMK Negeri 1 Tangsel diberikan oleh Provinsi Banten.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cWaktu itu ada bimtek di Banten, jadi ya Alhamdulillah semua perlengkapan membantik dari Provinsi Banten. Tak hanya batik, kesenian Banten yakni Rampak Bedug pun diberikan oleh provinsi agar siswa lebih bisa mempelajari kesenian banten,\u201d paparnya.<br \/>\nIbu dua anak ini mengaku bahwa keinginananya suatu saat nanti, batik hasil buatan siswa bisa dijadikan mereka sebagai bekal untuk berwirausaha. \u201cSaya juga berharap bahwa nantinya hasil batik siswa bisa dipamerkan di sekolah,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tinie juga ingin kedepannya batik Banten terus berkembang dan juga seluruh pelajar bisa mengenal batik Banten, tak hanya mengenal tetapi ahli dalam membuat batik Banten.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya juga ingin pelajaran membatik terus berkembang dan bisa menjadikan bekal mereka untuk berwirausaha dibidang batik,\u201d tutup Hartinie. (lan)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sumber : Tangselpos<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hartinie, Guru Seni Budaya SMK Negeri 1 Tangsel Siswa Diajar Ciptakan Batik Khas Banten SERPONG \u2013 Batik merupakan salah satu kebudayaan yang dimiliki Indonesia dan sudah diakui dunia. Namun apakah semua orang bisa membuat batik? Rupanya, hanya segelintir masyarakat saja bisa membuat batik.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[],"class_list":["post-6097","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-text"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smkn1tangsel.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6097","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smkn1tangsel.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/smkn1tangsel.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smkn1tangsel.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smkn1tangsel.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6097"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/smkn1tangsel.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6097\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6103,"href":"https:\/\/smkn1tangsel.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6097\/revisions\/6103"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smkn1tangsel.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6097"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/smkn1tangsel.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6097"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/smkn1tangsel.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6097"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}